TATA TERTIB PEMILIHAN UMUM MAHASISWA STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI 2018 :

TEMPAT DAN WAKTU KEGIATAN
  1. Pemilihan Mahasiswa dilaksanakan Pelataran Parkir STMIK NURDIN HAMZAH JAMBI.
  2. Pemungutan suara dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 September 2018 pukul 08.00-15.00 WIB.
  3. Penghitungan suara dilaksanakan pada hari Sabtu, September 2018 pukul 16.00 WIB- selesai.
  4. Waktu yang digunakan adalah waktu Komisi Pemilihan Umum Kampus (KPUK) STMIK Nurdin Hamzah Jambi 2018.

PERATURAN KAMPANYE
Media kampanye yang diperbolehkan hanya berbentuk dua dimensi dan tiga dimensi, tetapi media kampanye tersebut tidak boleh mengandung unsur-unsur yang tercantum sebagai berikut:
  1. Menghasut atau mengadu domba antar kelompok atau perorangan mahasiswa;
  2. Mengancam, menganjurkan atau melakukan tindak kekerasan kepada mahasiswa;
  3. Menghina suku, agama, ras, golongan;
  4. Melakukan segala tindakan yang dianggap merugikan kampanye calon lain;
  5. Memanfaatkan fasilitas tempat ibadah di lingkungan STMIK Nurdin Hamzah;
  6. Mengganggu ketertiban di lingkungan STMIK Nurdin Hamzah;
  7. Merusak sarana dan prasarana kampus;
  8. Melakukan kecurangan politik seperti money politik;
  9. Melakukan kampanye di dalam kelas pada saat aktivitas perkuliahan berlangsung tanpa izin dari bagian akademik dan pengajaran;
  10. Calon atau pendukung calon dilarang untuk mengatasnamakan dana atau mengenakan atribut organisasi baik dalam maupun di luar ruang lingkup STMIK Nurdin Hamzah.
TATA CARA PEMUNGUTAN SUARA
  1. Pendaftaran pemilih dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Kampus (KPUK) STMIK Nurdin Hamzah dengan referensi nama pemilih sesuai daftar mahasiswa aktif S1 dari STMIK Nurdin Hamzah.
  2. Mahasiswa yang akan memberikan hak pilihnya masih terdaftar dalam daftar mahasiswa aktif S1 (mengacu pada data yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum Kampus (KPUK) STMIK Nurdin Hamzah), dibuktikan dengan KTM aktif atau menyerahkan KRS.
  3. Pemberian hak pilih tidak boleh diwakilkan.
  4. Pemilih yang akan menggunakan hak suaranya diwajibkan mendatangi TPS yang telah di sediakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kampus (KPUK).
  5. Pemilih yang telah memberikan hak suaranya, nama pemilih dicoret dari daftar pemilih dan diberi tinta pada bagian kelingking kirinya (sampai batas kuku).
  6. Pemilih menentukan pilihannya dengan cara mengklik pasangan calon pilihan yang sesuai dengan ketentuan Komisi Pemilihan Umum Kampus (KPUK) STMIK Nurdin Hamzah.
  7. Pada saat Pemilihan, pemilih dilarang :
    1. Menghasut atau mengadu domba antar kelompok atau perorangan mahasiswa;
    2. Mengancam, menganjurkan atau melakukan tindak kekerasan kepada mahasiswa;
    3. Menghina suku, agama, ras, golongan;
    4. Melakukan segala tindakan yang dianggap merugikan calon lain;
    5. Memanfaatkan fasilitas tempat ibadah sebagai sarana kampanye di lingkungan STMIK Nurdin Hamzah sebagai sarana kampanye;
    6. Mengganggu ketertiban kampus;
    7. Merusak sarana dan prasarana kampus;
    8. Melakukan kecurangan politik seperti money politik;
    9. Melakukan kampanye pada saat kegiatan belajar mengajar dalam kelas;
    10. Calon atau pendukung calon dilarang untuk mengatasnamakan dana atau mengenakan atribut organisasi baik dalam maupun di luar ruang lingkup STMIK Nurdin Hamzah.
SANKSI
Bentuk sanksi yang akan diberikan yaitu :
  1. Peringatan secara lisan dan/atau tertulis.
  2. Membayar denda sebesar Rp 5.00.000 yang ditentukan oleh Komisi Pemilihan Mahasiswa, terhadap pelanggaran yang dianggap panitia sangat merugikan.
  3. Pencabutan seluruh hak pilih dari calon yang bersangkutan serta membuat permohonan maaf secara tertulis dan terbuka.
  4. Sanksi yang diberikan langsung oleh STMIK Nurdin Hamzah sesuai dengan Buku Pedoman Pendidikan STMIK Nurdin Hamzah yaitu "SKORSING" atau" DROP OUT (DO)".